Geology And Civil Engineering

Bumi adalah planet yang aktif berada dalam keadaan yang tetap. Proses geologi dengan terus menrus mengalami proses yaitu merubah permukaan bumi, menghancurkan batuan tua, membentuk batuan baru dan kerumitan kondisi tanah . Siklus geologi merupakan semua proses yang sangat besar, yang mana proses ini berupa perputaran, atau sebuah proses besar yang tak dapat dihentikan. Pergerakan bumi sangat penting bagi siklus, tanpa adanya pergerakan bumi tanah akan mengalami erosi hingga ketinggiannya di bawah permukaan air laut.

Lempeng tektonik mengadakan suatu mekanisme untuk hampir semua pergerakan bumi. Bagian dalam bumi yang panas merupakan sumber energi pokok yang mengendalikan semua proses geologi. Dalam perkerjaan teknik sipil semua berhubungan dengan bagian luar atau bagian dalam tanah. Sifat dari pekerjaan teknik sipil adalah prosses yang signifikan, oleh karena itu kekuatan dari batuan dan tanah, pengorosian dan proses geologi merupakan perubahan yang berlangsung secara terus menerus.

Ketidakstabilan tanah pasti terjadi. Bebarapa tanah tidak terra firma dan mudah tidak stabil. Keberadaan penelitian yang mana kebanyakan teknik sipil ada hubungannya dengan geologi. Penafsiran dari kondisi tanah ( sesuai dengan fakta), berbentuk 3-D, dan pengenalan area yang berbeda. Kondisi tanah yang tak terduga dapat diamati sebagai lahan geologi yang hampir variabelnya sangat besar / tidak terbatas. Rancangan teknik sipil hampir dapat memuat menafsirkan kondisi tanah yang sebenarnya.

Waktu geologi adalah sebuah konsep yang penting. Bumi berusia 4000M dan telah berkembang terus menerus hingga saat ini. Sebagian besar batuan mengalami pembentukan selama 10-500 M tahun. Batuan – batuan telah mengalami perpindahan dan perombakan. Dan beberapa dari itu muncul ke permukaan.yang diakibatkan oleh erosi dari batuan. Struktur bawah tanah dan dan pemukaan tanah telah berkembang seiring dengan waktu geologi. Sebagian besar permukaan tanah yang dapat dilihat sekarang telah terbentuk oleh adanya erosi yang sedikitnya jutaan tahun ketika daratan tua telah mengalami penghancuran. Perbedaan waktu ini penting, asal – usul batuan yang berada di permukaan yang berhubungan keadaan lingkungan saat ini. Contoh kuno berupa pegunungan Everest, puncak gunung merupakan batuan kapur, yang berasal dari laut pada 300M tahun yang lalu. Waktu geologi berbeda untuk dimengerti tetapi harus diyakini waktu yang terpisah menceritakan banyak perbedaan kondisi tanah.

Profil tanah melewati beberapa region tanpa keterangan di pertengahan inggris. Sebagian besar batuan berumur 200 – 300 M tahun yang lalu. Ketika area berada dekat ekuator di delta rawa. Diakibatkn oleh pergerakan bumi hingga bagian kiri di laut dangkal. Permukaan tanah terbentuk dari erosi pada jutaan tahun yang lalu, ketika alluvial dan lereng yang merupakan bagian dari lembah potongan sungai. Kebanyakan kondisi tanah dilengkapi oleh daratan yang terendam banjir, sidimentasi yang lembut, batuan dalam, ketidak stabilan lereng, dan lahan belakang tambang.

About Bangku Sarjana
I'm from Indonesian, I just a Student in Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Geophysics Department

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: